Ekonomi Digital : Peluang di Era Teknologi Baru

Memasuki revolusi industri 4.0, teknologi digital menjadi salah satu modal utama yang dibutuhkan oleh para pelaku industri untuk mengembangkan usahanya. Kehadiran industri 4.0 pun menjadi bukti bahwa saat ini perkembangan industri tidak dapat terlepas dari perkembangan teknologi. Perkembangan sektor industri yang beriringan dengan perkembangan teknologi tentunya dapat membawa dampak yang positif pada suatu negara, salah satunya dampak positif pada peningkatan perekonomian negara tersebut. Dengan adanya teknologi digital, suatu negara dapat mendorong perekonomiannya ke arah ekonomi digital.
 
Pada dasarnya, era ekonomi digital sudah berlangsung mulai dari tahun 1980-an, dengan menggunakan personal computer (PC) dan internet sebagai teknologi kunci yang digunakan untuk efisiensi bisnis. Penggunaan teknologi seperti PC dan internet ini pun menjadi awal dari perkembangan e-commerce atau perdagangan elektronik. Seiring dengan perkembangan teknologi, era old digital economy akhirnya memasuki era new digital economy, ditandai dengan adanya mobile technology, akses internet yang tidak terbatas, serta kehadiran teknologi cloud yang digunakan dalam proses ekonomi digital.

Saat ini, ekonomi digital merupakan sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di banyak negara maju dan terus berkembang karena dampaknya yang signifikan terhadap kegiatan ekonomi dan bisnis, bisnis dan penggunanya, mengevaluasi peluang akses yang mudah dan cepat terhadap produk dan layanan yang mengarah pada peningkatan efisiensi serta produktivitas. Ekonomi baru ini telah diakui sebagai pendorong utama pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di beberapa negara, dan karena pentingnya teknologi digital, ekonomi ini mengalami pertumbuhan dan ekspansi. Berbagai sektor Ekonomi Digital meliputi e-commerce, pemasaran digital, layanan keuangan digital, produksi konten digital, perangkat lunak, permainan komputer, dan layanan cloud.  Sebagai hasilnya, Ekonomi Digital menawarkan kesempatan kepada pengguna dan bisnis untuk mengakses layanan dan produk dengan mudah dan cepat, serta secara umum merasakan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Pada lima tahun terakhir, ekonomi digital di Indonesia menunjukkan potensi yang besar bagi perekonomian nasional. Tahun 2024, perkiraan nilai transaksi bruto ekonomi Indonesia mencapai 82 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1.292 triliun. Angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 110 miliar dolar AS pada 2025. Selain itu, nilai ekonomi layanan pembayaran digital pada 2023 mencapai 313 miliar dolar AS atau tumbuh 10 persen dibanding 2022. Angka ini diproyeksikan terus tumbuh sebesar 15 persen hingga mencapai angka 417 miliar dolar AS pada 2025 (Kemendag, 2024).

Untuk membahas lebih lanjut, Magister Ekonomi Terapan FEB Unpad mengundang Bapak dan Ibu untuk mengikuti webinar yang diselenggarakan pada:

Hari, Tanggal  : Senin,  13 Mei 2024
Waktu             : 08.00  s.d Selesai
Tempat           : Melalui aplikasi teleconference ZOOM Meeting

Meeting ID : 987 1921 3084
Passcode : 123456
https://bit.ly/MET-DigitalEconomy