Kursus Singkat LMD
PENDAHULUAN
Tiap tahunnya, hampir dua juta penduduk usia muda Indonesia memasuki pasar kerja. Sayangnya, perekonomian tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang dibutuhkan untuk menyerap para pekerja ini. Lebih jauh lagi, saat ini Indonesia juga menghadapi masalah tingkat produktifitas yang rendah di tiap sektor, institusi pemerintah dan swasta, pelayanan umum dan perusahaan bisnis. Hal ini banyak disebabkan oleh kurangnya kemampuan para manajer dan pemimpin dalam memanfaatkan stafnya dan sumber daya potensial lainnya. Kebanyakan dari mereka tidak dapat menggunakan dan mengeksploitasi keuntungan daripada kondisi dan informasi pasar kerja dan tidak dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan stafnya. Sehubungan dengan hal itu, banyak staf yang mengalami salah penempatan.
Untuk mencegah masalah-masalah diatas, perencanaan pasar kerja sangat dibutuhkan untuk menuntun sektor publik dan swasta dalam mengidentifikasi kebutuhuan jenis pelatihan yang dibutuhkan yang cocok dengan permintaan pasar saat ini dan masa depan untuk menyerap peningkatan jumlah tenaga kerja. Untuk mendukung dan mempengaruhi strategi pekerjaan pada tingkat nasional, sektoral dan propinsi, kapasitas daripada departemen-departemen pemerintah dan stakeholders lainnya perlu dikembangkan.
Adapun desentralisasi pada sistem pemerintahan Indonesia mempunyai implikasi adanya kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas pada tingkat nasional dan sub-nasional, walaupun terdapat tantangan pada proses ini seperti rotasi yang terjadi pada staf pemerintah yang menyebabkan berpindahnya keahlian.
Di Jawa Barat sendiri, mempunyai beberapa permasalahan terkait dengan pengembangan ketenagakerjaan, diantaranya adalah, pertama, pengangguran terbuka mencapai lebih dari 2 juta orang, yang merupakan sekitar 10% dari total angkatan kerja yang berjumlah 18,9 juta orang. Kurang lebih 73% dari jumlah pengangguran ini terdapat di daerah pedesaan. Lebih jauh lagi, pengangguran terdidik mencapai 1,8 juta. Kedua, walaupun pemerintah Jawa Barat menyebutkan bahwa penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat mencapai lebih dari 1 juta orang, beberapa pihak menyebutkan bahwa angka yang sebenarnya jauh dibawah angka tersebut. Kenyatannya memang saat ini tenaga kerja yang diserap di sektor informal lebih banyak jumlahnya dibanding dengan penyerapan tenaga kerja di sektor formal. Terakhir, tidak tersedianya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JAMSOSTEK) bagi para pekerja informal. Masalah-masalah ini menjadi tantangan tersendiri bagi pembuat kebijakan di Jawa Barat.
Berdasarkan studi feasibility yang diadakan oleh International Labour Organization Jakarta, Research Center for Economics and Development Studies (LP3E-FE UNPAD), dan konsultan internasional di 2008, ditemukan adanya kebutuhan untuk pembentukan ahli-ahli ketenaga kerjaan untuk masa depan di Indonesia. Kebutuhan ini dikemukakan pada khususnya oleh perwakilan dari badan perencanaan daerah dan nasional (BAPEDA dan BAPENAS) dan institusi pekerja lainnya seperti Dinas Tenaga Kerja, Balai Latihan Kerja (BLK) dan APINDO yang terlibat dalam Delphi Method dan Focus Group Discussion yang dilakukan dalam studi feasibility.
Hingga saat ini jumlah institusi yang memberikan pelatihan pada pengembangan pasar tenaga kerja sangatlah terbatas, dan masih belum ada institusi pendidikan tinggi yang memberikan program master (magister) pada perencanaan/pengembangan pasar tenaga kerja. Perencana pasar tenaga kerja nasional dan regional juga perlu untuk meningkatkan kapasitas mereka melalui program yang terintegrasi dan sistematis yang diberikan dalam bentuk program non-gelar ataupun bergelar pada tingkat magister. Para ahli dan perencana pengembangan pasar tenaga kerja juga memerlukan keahlian inti yang berkaitan dengan teknik perencanaan, ilmu ekonomi, relasi industri, dan analisis kuantitatif.
Dalam menghadapi dan untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, Universitas Padjadjaran (UNPAD) beserta International Labor Organization (ILO) dibawah program Magister Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi UNPAD (MET) menawarkan program magister dengan spesialisasi pada Pengembangan Pasar Kerja/Labour Market Development (LMD), yang merupakan program pertama di Indonesia. MET juga menawarkan kursus singkat (short course) yang berkaitan dengan LMD. Peserta short course ini dapat kemudian mengikuti program magister LMD dengan membawa kredit mereka.
TUJUAN
Di akhir kursus singkat, diharapkan para peserta program ini mempunyai kemampuan untuk:
1) Memahami dasar teori mengenai ketenagakerjaan dan pengembangannya
2) Memecahkan persoalan-persoalan ketenagakerjaan di daerah dan institusi tempat mereka bekerja, seperti masalah rendahnya produktivitas dan kesalahan penempatan tenaga kerja.
3) Melakukan perencanaan pengembangan ketenagakerjaan di institusi dan di daerah tempat mereka bekerja
TOPIK YANG DITAWARKAN
ANALISIS EKONOMI KETENAGAKERJAAN (1 & 2)
Mata kuliah ini berfokus pada analisis ekonomi pada pasar kerja. Analisis meliputi aspek mikro dan makro dari pasar kerja. Dari aspek mikro, pasar kerja dianalisis dari dua sisi: keputusan penawaran tenaga kerja dan alasan perusahaan menetapkan permintaan tenaga kerja, serta faktor-faktor yang menentukan penawaran dan permintaan. Mata kuliah ini juga membahas isu-isu pasar kerja seperti migrasi, struktur upah, serikat kerja, peraturan dan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi pasar kerja. Aspek makro dari ketenagakerjaan meliputi distribusi pendapatan, produktifitas tenaga kerja, tingkat upah, harga, masalah perencanaan ketenagakerjaan seperti ketidak cocokan antara sistem pendidikan dan pelatihan, elastisitas kesempatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan masalah penyesuaian ketenagakerjaan akibat perkembangan teknologi.
ANALISIS DAN PERENCANAAN PASAR KERJA (1 & 2)
Mata kuliah ini membahas sistem dan mekanisme pasar kerja dalam memenuhi kebutuhan akan tenagakerja dan mendayagunakan tenagakerja yang tersedia, dan memberikan pemahaman tentang sistem, mekanisme dan efektivitas pasar kerja dalam: Mempertemukan pencari kerja yang tepat untuk mengisi lowongan kerja atau jabatan yang tepat; mendayagunakan potensi seluruh tenagakerja yang tersedia; dan untuk merumuskan berbagai kebijakan ketenagakerjaan.
HUKUM DAN PERUNDANG-UNDANGAN KETENAGAKERJAAN (1 & 2)
Mata kuliah ini bertujuan memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai pengetahuan tentang hukum dan peraturan tentang ketenagakerjaan di Indonesia untuk dapat mengambil tindakan yang relevan dengan aspek legal untuk mematuhi peraturan yang ada.
PERILAKU LEMBAGA HUBUNGAN INDUSTRIAL (1 & 2)
Mata kuliah ini membahas prinsip dasar Hubungan Industrial dan kelembagaan untuk penerapannya; memberikan pemahaman dan kemampuan menganalisa peran dan kepentingan para pemangku kepentingan (stakeholders) di perusahaan, supaya masing-masing dapat memberikan konribusi maksimal untuk keberhasilan perusahaan dan memperoleh manfaat yang optimal.
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA (1 & 2)
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan SDM melalui proses sistematis untuk pola seleksi, penempatan dan pemanfaatan SDM secara makro dan mikro, merubah sikap, pengetahuan dan kemampuan sumberdaya manusia sesuai dengan karakteristik pekerjaan dan persyaratan kompetensi pekerjaan.
SISTEM KOMPENSASI (1 & 2)
Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan kemampuan dalam pengembangan dan mengelola sistem kompensasi dalam sebuah organisasi sebagai suatu strategi untuk menarik, memotivasi dan mempertahankan pekerja, dan juga untuk meningkatkan daya saing dan kelangsungan suatu perusahaan atau organisasi.
PENDUDUK DAN PEMBANGUNAN (1 & 2)
Mata kuliah ini mendiskusikan peran penduduk dalam mendukung pertumbuhan dan keberhasilan pembangunan serta prinsip-prinsip penyusunan rencana dan pelaksanaan pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup penduduk.
SOSIOLOGI KETENAGAKERJAAN (1 & 2)
Mata kuliah ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas hubungan antara pekerja dan pemberi kerja, dan antar pekerja dalam satu perusahaa dalam usaha untuk menciptakan iklim dan budaya kerja produktif
JAMINAN SOSIAL (1 & 2)
Memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai Jaminan Sosial sebagai suatu instrumen publik dari program Negara yang bertujuan untuk memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak
NEGOSIASI DAN PERUNDINGAN BERSAMA (1 & 2)
Memberikan penjelasan dan pemahaman serta serta tahapan-tahapan dalam negosiasi dan perundingan bersama serta tawar menawar dalam bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial secara efektif untuk mencapai hakekat dari perundingan yaitu musyawarah dan mufakat.
PERBANDINGAN PERENCANAAN TENAGAKERJA SECARA INTERNASIONAL (1 & 2)
Membahas dan memberikan pemahaman pada sistem perencanaan ketenagakerjaan di berbagai negara dengan sistem perekonomian berbeda.
SISTEM INFORMASI PASAR KERJA (1 & 2)
Menguraikan model pasar kerja, jenis dan sumber informasi penyediaan tenagakerja, jenis dan sumber informasi tentang jumlah dan kualifikasi permintaan akan tenagakerja, kondisi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan informasi pasar kerja untuk berbagai tujuan
EKONOMI PENDIDIKAN (1 & 2)
Menguraikan teori investasi sumberdaya manusia (human investment) di bidang pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi perorangan mengikuti pendidikan tertentu dan atau pengambilan keputusan untuk mendirikan persekolahan atau program pendidikan.
EKONOMI KESEHATAN (1 & 2)
Mata kuliah ini mempelajari penawaran dan permintaan dari sumber daya layanan kesehatan serta dampak sumber daya layanan kesehatan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan penduduk
PENGAJAR
Pengajar dan instruktur program LMD terdiri dari akademisi dan praktisi di bidang ketenaga kerjaan, bisnis, hukum dan pemerintahan. Pengajar dan infratruktur tersebut diantaranya adalah:
Prof. Dr. Sutyastie Soemitro Remi, SE., MS
Prof. Dr. Ernie Tisnawati Sule, SE, M.Si
Prof. Dr. Payaman Simanjuntak
Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto
Prof. Dr. Bomer Pasaribu
Prof. Maman Kusman
Prof. Dr. Ina Primiana Syinar, SE., MT
Prof. Dr. Faisal Afif
Prof. Dr. Bambang Purwoko
Dr. Bambang Widiyanto
Dr. Budiono, SE., MA
Dr. Cosmas Batubara
Yunizar, SE., Msc.Ad., Ph.D
Dr. Mohamad Fahmi, SE., MT
Adiatma Y.M Siregar, SE., MEconSt
Ari Hendarmin, SH, MM
Mira M Hanartani, SH, MA
Arie Hendarmin, SH, MM
Meri Citra Sondari, SE., M. Si
Pipit Pitriyan, SE, MS
Basani Situmorang, SH., MH
Arief Bustaman, SE., MIB, M.Ec
Viktor Pirmana, SE, MS
Staf ahli ILO
METODE PEMBELAJARAN
Kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan format ceramah, tanya jawab, studi kasus, simulasi, dan presentasi.
LOKASI KULIAH
Gedung MET FE UNPAD
Jl. Cimandiri No.8 Bandung 40115
INFORMASI
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi
Sekretariat MET FE UNPAD
Jl. Cimandiri No.8 Bandung 40115
Tlp. +62 22 4230249, +62 22 76063950
Fax. +62 22 4220981
Email: [email protected]
www.met.fe.unpad.ac.id
