Penutupan diklat Jabatan Fungsional Perencana (JFP) Pertama periode 5 agustus—20 September kerjasama Program Magister Ekonomi Terapan FEB UNPAD, Pusbindiklatren Bappenas dan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam sambutan penutupannya, Wakil Dekan FEB UNPAD Prof. Maman Setiawan menyampaikan ucapan terimakasih atas apresiasi penutupan diklat Jabatan Fungsional Perencana (JFP) Pertama Tahun 2024 kerjasama Program Magister Ekonomi Terapan FEB UNPAD dan Kementerian Agama Republik Indonesia serta Pusbindiklatren Bappenas.
Ketua Program Studi Magister Ekonomi FEB UNPAD menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi Pusbindiklatren Bappenas yang telah mempercayakan dan melibatkan dalam kegiatan-kegiatan diklat. Selanjutnya, berharap mudah-mudahan kegiatan kerjasama dengan kementerian Agama dan Bappenas bisa dilanjutkan serta terus ditingkatkan. Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa 20 orang peserta JFP Pertama telah mengikuti semua sesi pelatihan yang berjumlah 168 sesi yang dibagi ke dalam dua bagian yaitu : muatan Inti, meliputi 75 % bidang kompetensi dan Muatan Lokal, meliputi 25 %. Berdasarkan hasil penilaian dinyatakan bahwa seluruh peserta JFP Pertama semuanya lulus.
Pada kesempatan itu Ketua Pusbindiklatren Bappenas Bapak Wignyo Adiyoso.,PhD via teleconference berpesan kepada seluruh peserta diklat bahwa ada 4 hal yang harus dilakukan setelah mengikuti diklat yakni, mempunyai integritas yang tinggi, mampu berpikir strategis, bisa berorientasi dan mampu membangun jejaring kerja. Ia juga berharap dengan mengikuti diklat ini peserta dapat memberikan kontribusi yang lebih dari sebelumnya serta bisa membuat kerangka acuan kerja yang merupakan standar dasar kompetensi.
Sementara itu, Bapak Dr. H. Syafi’i, M.Ag mengatakan bahwa Jabatan Fungsional Perencana Ahli Pertama ini akan menjadi pilihan karir bagi PNS yang bekerja di unit organisasi perencana, selain pilihan jabatan struktural yang ada. Pengembangan jabatan fungsional tersebut dilakukan dalam rangka restrukturisasi organisasi yang lebih ramping.


